Kamis, 30 September 2010

Bisa Pakai Piston Suzuki

0 komentar
168vespa-piston-suzy---endro-1.jpgRepotnya kalau Vespa PTS100 masuk tahap oversize di atas 5M. Yang dimaksud 5 M bukan miliar. Tapi tingkatan oversize. Katanya untuk melacak paket piston dan ring di atas spek 5M sangat langka. Belum lagi bentuknya beda hingga susah untuk dikanibal dari Vespa lain.

Karena itu Ridwan Maulana alias Didu mekanik bengkel Pren yang biasa tangani169vespa-piston-suzy---endro-2.jpg skuter semok PTS terpaksa cari solusi. Piston Suzuki A100 yang masih banyak dijual bisa jadi rujukan. Bentuknya hampir mirip sama piston asli PTS.

“Kalau mirip banget sih nggak juga. Kebetulan aja diameter dan panjang kaki seher beda tipis. Jadi kalau mau dipasang tetap harus ada sedikit ubahan,” terang Didu dari tempat mangkalnya di Jl. Madrasah, Fatmawati, Jakarta Selatan.

Lanjut dijelaskan Didu, kelebihan piston A100 jika pasang ke PTS100 yang pasti ring A100 lebih tipis hingga minim gesekan. Selain itu juga, bentuk kepala piston lebih 170vespa-piston-suzy---endro-3.jpgdatar hingga memungkinan PTS100 bisa pakai busi panjang yang biasa untuk Vespa Excel atau Sprint.

Sayangnya untuk melakukan perubahan piston agar dapat dipasang ke PTS, Didu mengaku segalanya diserahkan ke tukang bubut. Semisal memotong kaki piston yang lebih panjang agar tinggi sama dengan punya PTS100 (gbr. 1).

Diameter lubang pen piston Suzy A100 yang lebih sempit pun perlu diperbesar plus membuat got clip pengunci mengikuti diameter aslinya (gbr. 2). Beruntung pelebaran diameter ini tidak mengubah atau menggeser jarak lubang pen punya A100.

Terakhir, membuat lubang transfer yang mengarah ke lubang knalpot (gbr. 3). “Kalau lubang ini bisa bikin di bengkel. Meski tidak sama persis, namun diameter lubang yang disarankan sekitar 13 mm,” wanti Didu.


Penulis/Foto : Kris/Endro

Rabu, 29 September 2010

Koil Atau kah CDI

0 komentar
416koil-cdi-mati-dvd-2.jpgPernah alami mogok di jalan? Ya, gara-gara pengapian mendadak hilang. Penyebab perginya api busi untuk membakar campuran bensin dan udara akibat tiga faktor yang saling berhubungan! Akibat busi, koil atau CDI yang bermasalah. Melacaknya bisa dirasakan dari gejala yang timbul.

Mulai dari busi yuk! Mengeceknya, mudah! Lepaskan busi dari dudukan, lalu tempelkan ke mesin. ON kan kontak dan coba starter, jika tidak keluar api coba ganti busi baru. Jika api meletik, berarti busi bermasalah. 415koil-cdi-mati-dvd-1.jpg

Tapi jika setelah ganti busi baru namun api tetap tidak mau meletik, berlanjut ke koil dan CDI. Pengecekan pertama, bisa dilakukan lewat cara melepas kepala busi dan dekatkan ujung kabel koil ke mesin. Coba starter, kalau tidak ada api yang keluar, berarti ada kemungkinan salah satu dari dua peranti vital itu bermasalah.

“Perhatikan juga gejala yang ditimbulkan sebelum motor mati,” saran Songa dari Putera Zidane di Jl. H Mencong, Ciledug, Tangerang. Menurut mekanik tinggi ini, CDI bermasalah bisa dipastikan ketika mesin panas dan motor sudah dipakai lama. Tapi setelah dingin, motor kembali hidup. Kondisi ini bisa lama, berlangsung hingga CDI benar-benar mati total. Akhirnya, tidak mengeluarkan api sama sekali.

Lain hal dengan koil. Biasanya sebelum mati total, tetap mengeluarkan percikan. Ngeceknya dalam keadaan busi terlepas dan kontak di-ON-kan akan mengeluarkan api. Tapi, jika busi terpasang malah tidak memercikan api. Ini berarti koil lemah syahwat. Buruan ganti sebelum modar alias mati!

Penulis/Foto : Eka/M. David

Selasa, 28 September 2010

Bersihkan CVT Setiap 4.000 Km

0 komentar
480bongkar-cvt-gt-1.jpgAda yang ngeluh saat bongkar rumah CVT atau continuously variable transmision Honda Vario. Belum satu tahun pake, tapi terlihat kotoran berwarna hitam. Minta ampun banyaknya. Padahal CVT harusnya bebas dari debu, oli dan air. Awalnya sih agak bingung, dari mana debu itu masuk ke ruang CVT?

Usut punya usut, taunya hanya soal pemeliharaan yang kurang dipahami. “Itu bukan karena ada kotoran masuk atau kualitas V-belt. Tapi itu gejala lumrah untuk belt baru atau motor baru,” terang Sarwono Edi, Manager Technical Service Department, PT Astra Honda Motor (AHM).

Menurutnya lagi, masa awal gesekan antara belt baru dengan mangkuk CVT memungkinkan lapisan luar belt beradaptasi. “Seperti part dalam mesin saat pertama kali bersentuhan, kan memungkinkan ada sisa logam jadi kotoran,” terangnya.

Nah, itu tidak bakal jadi masalah kalau ikut prosedur pemeliharaan. “Seperti juga mesin yang dalam ratusan kilometer awal harus ganti oli, itu untuk mengeluarkan logam sisa. Nah, belt juga demikian,” tandas pria bertubuh ramping ini.

Belt baru atau motor baru, musti dibersihkan saat masuk 4.000 km. Itu dia kuncinya. “Dianjurkan, agar aman saat belt baru musti dibersihkan pada 4.000 km awal. Setelah itu, ya ikutin saja sesuai prosedur perawatan biasa yaitu pengecekan belt seiap 8.000 km,” tambah pria berkantor di Tipar Cakung ini.

Artinya, tidak harus setiap 4.000 km dibersihkan. Itu cukup buat masa awal aja, yaitu motor baru atau belt baru. “Setelah dibersihkan tidak ada lagi sisa gesekan pertama,” ingatnya.

Sarwono Edi juga mengingatkan jangan kawatir soal kualitas belt orisinal. “Sudah uji dan belt itu dalam pemakaian standar mampu bertahan sampai 24.000 km. Tapi untuk lebih aman, tetap ikut prosedur dibersihkan dan dilihat setiap 8.000 km,” kata pria berambut agak ikal ini.

Penilis/Foto : Chuenk/GT

Senin, 27 September 2010

Honda Blade Bisa Setara Dengan Supra X 125

0 komentar
763performa-blade--endro1.jpgAsli pabrik, Honda Blade 110R mengusung desain bodi sport banget. Tapi, tenaganya dipastikan masih kurang namanya juga standar pabrik. Namun kalau mau diutak-atik dikhawatirkan mesin jebol. Trus gimana dong?

Nah, ada cara mudah dan tidak merusak mesin untuk mendongkrak power Blade 110R yang berarti belati itu. “Serta bisa dikembalikan lagi dalam kondisi standar jika sudah bosan,” ucap Suar mekanik dari PT Trimentari Niaga Jaya, Cibinong itu.764performa-blade--endro-2.jpg

Pertama yang dilakukan Suar yaitu ngoprek atau memprogram timing pengapian. Dipilih CDI yang programmable sehingga waktu pengapian bisa diatur semau dewek. Biar lebih simpel menggunakan CDI BRT i-Max sistem remote. Lewat remote ini timing dan rpm limiter diprogram.

Berikut data program yang sudah dilakukan uji cobanya.

Rpm    Timing Pengapian
2.500   27
3.000   32
3.500   32
4.000   34
4.500   34
5.000   32
6.000   32
6.500   33
8.500   33
9.000   35
9.500   35
10.000 32

Rpm artinya putaran mesin per satu menit. Sedang timing pengapian yaitu waktu pengapian sebelum TMA (Titik Mati Atas). Grafiknya dimulai dari 2.500 rpm yang diartikan di putaran lebih rendah dari itu, grafik pengapian sama dengan standar. Biasanya dari 1.500 sampai 2.500 hanya 15 derajat sebelum TMA.

765performa-blade-hp.jpgDari grafik juga terlihat tidak parabolik dan tidak linear. Artinya timing pengapian naik-turun yang tidak konstan. Ini dimaksudkan untuk menjaga supaya tenaga mesin tidak naik-turun. Berdasarkan percobaan yang dilakukan yang maksimal grafiknya seperti itu.

Grafik yang maksimal ini dikombinasikan dengan dynotest. “Beberapa kali trial and eror memprogram CDI dan tenaga kurang maksimal didapat. Nah, setelah program seperti grafik di atas hasilnya maksimal,” jelas Suar yang asli wong Jowo itu.

Tenaga mesin standar Blade 110R dengan CDI asli pabrik hanya 7,12 di rpm 8.000. Setelah CDI diprogram ulang hasilnya melonjak jadi 7,55 dk pada 8.000 rpm. Untuk penggantian CDI saja sudah cukup lumayan.

Untuk mengejar power setara Supra X 125 bisa saja dilakukan. Kan tenaga standar Supra X 125 hanya 7,99 dk. Bisa ditempuh dengan penggantian knalpot racing atau cukup dibobok.
Juga perlu seting ulang spuyer yang lebih pas. Paling oke menggunakan AFR atau Air Fuel Ratio supaya tidak mengada-ada. Lebih jelas simak lagi minggu depan ya.

VERSI MURAHNYA

Jika mengaplikasi CDI programmable dipastikan mahal. Kini pihak BRT sudah membuatnya dalam kotak pengapian biasa. Tinggal colok tidak perlu repot lagi. Tapi isi program yang ditancapkan pada CDI sama dengan grafik uji coba seperti di atas.

Dipastikan CDI tinggal colok itu lebih murah daripada yang programmable. Harganya juga bisa lebih murah 50% atau bahkan lebih. Dipastikan lagi tenaganya tidak kalah kuat lantaran programnya memang sama.

Penulis/Foto : Aong/Endro

Minggu, 26 September 2010

Sedikit Tips Tentang Motor

0 komentar
Mungkin Judulnya aneh ye,, tapi ane bingung mau kasi judul apa gan.. :)
langsung aja deh..

STEP 1 (MEMPERBESAR MUTU API)
Pengapian sangat berperan penting pada mesin motor. Bagian-bagian dari pengapian motor C-Series adalah sepul,magnet,CDI,coil,busi.
Sekarang kita berbicara tentang sumber penghasil api yaitu sepul dan magnet. Kebanyakan orang kurang mengetahui fungsi dari kedua jenis benda ini, untuk itu mari kita bahas fungsi kedua benda ini. Fungsi keduanya adalah sebagai penghasil listrik yang biasa disebut api oleh para mekanik. Kedua benda ini menggunakan sistem induksi magnet untuk menghasilkan api. Cara memodifikasi sepul pun beragam, namun yang cocok untuk kohar adalah dengan menggulung-ulang sepul api. Gunakan kawat tembaga ukuran 0,1 mm, lalu gulung ulang sepul api, banyaknya gulungan sekitar 600-700 lilitan. Sebaiknya menggunakan magnet yang masih normal.
Berlanjut ke CDI yang merupakan otak dari pengapian. CDI sangat rumit untuk dimodifikasi, saran saya membeli CDI aftermarket yang sesuai kebutuhan. CDI-CDI yang dijual di pasaran sudah banyak jenisnya, seperti unlimiter,racing, bahkan programmer. CDI unlimiter merupakan CDI yang tidak membatasi RPM mesin, jadi semau-mau kita menggeber tunggangan. CDI racing merupakan CDI yang memajukan timing pengapian namun tetap dibatasi RPMnya agar mesin awet. CDI Programer merupakan CDI canggih, kita dapat menyeting sendiri derajat pengapiannya serta limit RPM harganya berkisar 800rb-1,2jt.
Coil merupakan pembesar api dari CDI menuju busi, coil juga merupakan lilitan. Banyak Coil aftermarket yang sudah beredar di pasaran. Ada juga pendapat bahwa coil mobil bagus, namun saya menyarankan menggunakan coil asli dari motor SE(special engine ). Memang agak mahal sekitar 600rb-800rb tapi aman untuk keawetan komponen lainnya. Namun masih ada coil aftermarket yang lebih murah dengan merk blue thunder dan yoshimura yang harganya bersahabat, yaitu sekitar 130rb-175rb.
Komponen terakhir pengapian adalah busi. Semua pasti telah mengenal benda ini, tapi tunggu dulu, apakah anda mengenal jelas benda ini??
Untuk performa yang maksimal sebaiknya menggunakan busi racing namun jangan sembarang racing, mari saya pandu dalam memilih busi racing. Jangan pernah menggunakan busi dengan kepala banyak, contohnya kepala dua, tiga, ataupun empat. Carilah busi yang memiliki ujung batang karbon runcing dengan alasan agar api terpusat dan tidak pecah atau menyebar. Contoh busi yang memiliki batang karbon runcing adalah Denso Iridium (95rb) dan NGK Platinum (25rb).
(bram project———bram.doank@yahoo.com)

STEP 2 (KNALPOT)
Pembuangan pada motor juga sangat berpengaruh pada tenaga yang dihasilkan oleh kuda besi kita. Kenaikan yang tenaga yang dihasilkan dengan penggantian knalpot mencapai 0,5 DK atau lebih, tergantung knalpot yang kita gunakan. Untuk itu penggunaan knalpot semi racing ataupun racing sangat berpengaruh pada tenaga yang dihasilkan. Mengapa saya bilang knalpot semi racing? Karena pada dasarnya knalpot racing yang beredar di pasaran merupakan knalpot yang dibuat dari spek motor standart. Kalau anda ingin mendapatkan knalpot yang benar-benar racing dan sesuai dengan karakter mesin anda, anda harus memesan khusus di tukang-tukang knalpot yang benar-benar sudah mendalami dan terbiasa membuat knalpot untuk race. Saya akan memberi contoh tempat pemesanan knalpot racing seperti 37 jogja, cream pie jogja, mcc solo.
Sekarang saya beri tips ringan dalam memiih knalpot. Untuk anda-anda yang suka touring sebaiknya memilih knalpot dengan ukuran silencer yang panjang dengan tujuan agar dapur pacu alias mesin tidak cepat panas. Dengan silencer panjang RPM mesin anda tidak terlalu dipacu dan anda akan mendapatkan top speed yang maksimal.
Untuk anda yang berada di jalanan yang rapat sebiaknya memakai knalpot dengan silencer yang pendek, dengan tujuan agar akselerasi motor anda menjadi cepat dan anda cepat dapat top speed dibandingkan dengan knalpot bersilencer panjang, namun top speed silencer panjang lebih daripada silencer pendek.
Finally semua keputusan ada di tangan anda mau memilih knalpot dengan silencer pendek atau panjang.
(bram project———bram.doank@yahoo.com)

STEP 3 ( SPUYER KARBULATOR)
Karbulator berperan penting dalam komponen mesin, karena karbu merupakan suatu alat yang menyediakan campuran udara dan bensin untuk mendapatkan suatu campuran yang siap untuk dibakar di dapur pacu.
Perbandingan ini pun sangat berarti, karena dapat menentukan tingkat keborosan bensin. Pada mesin 4 tak penggantian knalpot tidak perlu diikuti oleh penggantian spuyer (pilot jet), namun untuk memperoleh hasil yang maksimal penggantian spuyer pun disarankan. Coba anda pikir pengeluaran yang lebih besar tapi tidak diikuti oleh pemasukan yang besar juga? Bisa cepet sakit tu mesin…He3x
Oleh sebab itu sebaiknya anda mengganti dengan pilot jet berukuran 40 yang di jual di pasaran sekitar 20rb, ukuran itu lebih besar 2 angka dibandingkan spuyer standar Honda C-Series yaitu 38.
Penggantian spuyer ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar dapur pacu. Pengaruh yang diberikan dengan penggantian spuyer ini motor akan power full, baik akselerasi maupun top speed.
(bram project———bram.doank@yahoo.com)

STEP 4 (KAMPAS KOPLING DAN PER KOPLING)
Bagian kopling sangat berpengaruh pada tarikan yang dihasilkan oleh tunggangan kita. Untuk itu agar akselerasi motor lebih baik kita tidak boleh mengabaikan bagian ini. Pada bagian kopling yang berperan dalam menaikkan akselerasi adalah per kopling. Per kopling disarankan yang memiliki kekerasan yang sangat keras, hal ini bertujuan agar motor mendapatkan sentakkan yang maksimal. Ada beberapa cara untuk mengatasi masalah ini yaitu dengan mengganjal per kopling dengan ring 10 sebanyak 2 buah/per, namun cara yang lebih mudah adalah dengan mengganti dengan tipe racing yang sudah beredar di pasaran.
Penggantian per kopling dengan tipe yang lebih keras memerlukan penyetaraan kampas kopling yang lebih keras dan tahan lama juga. Untuk itu di sarankan untuk mengganti kampas kopling dengan tipe racing juga, karena dapat mengurangi keausan dan selip kopling.
(bram project———bram.doank@yahoo.com)

STEP 5 (NOKEN AS)
Noken as adalah pengatur naik turunnya klep. Noken as punya karakter untuk membuka dan menutup klep in dan klep keluar. Kita perlu tahu karakter dari mesin kita dan apa yang kita inginkan. Bagian atas noken yang biasa disebut lift biasanya merupakan titik acuan dalam membangun suatu motor. Lift rendah (antara 7-8 mm) akan mendapatkan kelangsaman dan tarikan yang lumayan baik, akan sangat baik untuk di bawah 400 meter karena motor cepat mendapatkan puncak kecepatan. Namun lift tinggi (antara 8-9 mm) hanya untuk jarak kita menarik gas di atas 400 meter, karena nafas motor akan menjadi semakin panjang. Cara membuat lift menjadi lebih tinggi adalah dengan memapas bagian bawah dan samping noken as, apabila mau lebih extreme dapat menambah daging lift.
Dalam pemakaian noken yang memiliki lift tinggi harus disesuaikan juga dengan daya tahan per klep yang digunakan, lebih baik apabila memakai per klep motor Kawasaki Kaze, ataupun kalau memiliki dana yang cukup dapat membeli per klep racing bermerk Jepang Product.
(bram project———bram.doank@yahoo.com)

STEP 6 (TNGGUNG JAWAB)
Memiliki motor kenceng dibutuhkan tanggung jawab yang besar juga. Motor kenceng tekadang membuat pengendaranya dikendalikan oleh motor. Tanamkan dalam diri anda-anda semua kalau kita tak sendiri dan kita wajib menghormati pengendara lain serta orang lain. Finally meski motor kita kenceng pasti ada yang lebih kenceng lagi. Jaga keselamatan , ingan keluarga di rumah, dan perlu diingat SAFETY FIRST BRO!!!
(bram project———bram.doank@yahoo.com)
Diposkan oleh Bram Purba Dinata di 20:29

Ayo Pilih Lap Motor Yang Benar

0 komentar
982komparasi-lap-dvd-1.jpgHujan mulai mengguyur. Urusan mencuci motor pastinya jadi sering dilakukan. Sayang sekali kan kalau motor masuk ‘kandang’ dalam keadaan kotor.

Beres mencuci, tentunya berlanjut ke proses pengeringan atau ngelap semua bagian di motor. Di sesi ini, jangan gunakan lap sembarang. Pakai katun atau lap handuk, jelas merusak cat. Minimal baret. Bagaimana cara memilih lap yang baik. Berikut pembuktikannya.

BAHAN SINTETIS

Di kisaran harga Rp 10-25 ribu, lap yang beredar di pasaran berbahan sintetis. Paling murah yakni Rp 10 ribu bermerek Harley, bahan tipis, lembut dengan tekstur polos. Ukuran lap lebih kecil. Sekirat 30 x 20 cm.

Ukuran kecil memudahkan mencapai bagian sudut dan bersekat. Cuma kudu hati-hati tangan bisa ikut menggores bagian di bodi motor.

Sedangkan untuk harga tipe 17 ribu hampir mirip. Bedanya bahan lap lebih tebal. Tekstur lipatan lap lebih mudah terlihat setelah diperas. Sementara untuk ukuran, sama dengan lap merek Harley yang nggak pakai Davidson itu.984komparasi-lap-dvd-3.jpg

Agak mahal, di kisaran Rp 25 ribu selain ukurannya lebih besar, 35 x 32 cm, lap model ini punya dua bagian. Bagian atas dan bawah memiliki tekstur seperti waffle. Itu dalah merek Chamois.

Untuk harga di atas Rp 40 ribu, bahan lap yang ada bukan cuma sintetis, tetapi juga mikrofiber. Biasanya digunakan untuk mengelap mobil. Untuk lap motor dikklaim kurang cocok, sebab terbentur kontur bodi motor yang banyak sekat dan lekukan.

Di harga Rp 20 ribu juga ada lap dari microfiber. Bahan ini merupakan gabungan dari kain microfiber yang melapisi lembut bagian dalamnya.

DAYA SERAP


983komparasi-lap-dvd-2.jpgUntuk daya serap produk lap berbahan sintetis berbeda kekuatannya untuk tipe waffle dan polos. Proses pengetesan dilakukan dengan menunpahkan air di atas jok motor, lalu masing-masing dicoba mengelap.

Air cepat terserap ke masing-masing lap. Namun untuk lap bertekstur waffle terlihat lebih cepat menyerap. Jumlah penyerapannya lebih banyak. Ini karena memiliki tekstur lebih tebal. Tekstur bergelombang atau waffle ini membantu mengangkat sisa air cucian tanpa menggores bodi motor.

KEMAMPUAN MENGANGKAT KOTORAN

Bahan microfiber lebih unggul dalam mengangkat kotoran. Kain micro ini baik untuk melakukan pemolesan setelah motor dicuci. Sedangkan untuk kain sintetis kurang begitu bagus untuk melakukan pembersihan kotoran. Sifatnya lebih sebagai penyerap air.

JANGAN DIJEMUR


Setelah mengeringkan motor dengan lap ini, sebaiknya lap langsung dicuci. Tapi ingat, jangan langsung dikeringkan di bawah sinar matahari. Cukup diangin-anginkan atau bisa juga setelah dipakai dicelupkan ke dalam air bersih lalu diperas dan langsung simpan ke wadahnya.

Sifat dari lap sintetis yang halus jika kering terkena sinar matahari, akan kaku. Dan ini mempercepat kerusakan. Jadi tetap simpan dalam keadaan basah setelah diperas.

Penulis/Foto : Tining, Hend/David
Sumber : Motorplus-online.com

Sabtu, 25 September 2010

Roller Mu Jadi Korban

0 komentar
1101puly-aus-dvd-1.jpgUsah bingung merasakan gejala aneh yang timbul saat berkendara skubek. Ya! Misalnya, motor sedikit tersendat ketika hendak memulai berjalan. Solusinya coba tengok sekitar dalaman bagian rumah CVT. Masalah, bisa berawal dari situ juga lageee.

“Coba cek dulu bagian pully. Gejala bisa muncul dari sana,” ujar H Indra, mekanik GT Speed di Cinere, Depok, Jawa Barat. Biasanya gejala tersendat bisa diwakili dari as pully sendiri.

Lantaran as itu aus, maka jalannya pully pun menjadi oblak. Memang sih, meski hanya oblak sedikit, tapi ketika berputar kencang jadi masalah berarti. Apalagi, skubek kan butuh rpm awal yang tinggi sebelum roda berputar. 1102puly-aus-dvd-2.jpg

“Selain menimbulkan suara berisik, ausnya as pully ini juga menimbulkan efek lain,” bilang Indra yang juga sering bikin skubek buat road race dan bore up harian.

Seperti dibilang tadi, efek yang ditimbulkan adalah kerusakan pada roller. Karena gerakan rumah pully alias rumah roller jadi oblak, akhirnya turun-naik peranti bundar itu menjadi tidak sempurna.

“Akhirnya, roller pun jadi peyang. Ketika roller peyang, maka naik-turunnya pully juga nggak sempurna,” ungkap pria senang pakai topi ini. Dan, jika roller baru dipasang di rumahnya yang as-nya juga oblak, kekuatan roller juga nggak akan lama. “Paling tiga hingga empat bulan sudah peyang lagi,” jelasnya.

Lihat?

Penulis/Foto : Eka/David
Sumber : Motorplus-online.com

Jumat, 24 September 2010

Spin 125 Ganti Paha Ayam Mio

0 komentar
1300paha-ayam-axl-1.jpgRem belakang Suzuki Spin 125 yang dianggap kurang pakem, melahirkan banyak ide. Salah satunya sudah diterapkan komunitas Spinner Jakarta. Modalnya, mengganti paha ayam rem teromol pakai punya Yamaha Mio yang lebih panjang 2 cm.

Awas, jangan keliru comot paha ayam dari warteg. Apalagi comot paha cewek yang lagi jalan. Wuuu..itu sih bukannya nambah pakem, tapi malah bonyok digebukin orang, he..he..he. Comot paha ayam Mio yang lebih panjang tentu menguntungkan. Momen atau torsi yang didapat ketika menarik tuas rem otomatis jadi lebih besar.

Logikanya, dengan panjangin paha ayam alias tuas rem teromol, maka tarikan handel jadi lebih ringan. Efeknya, tekanan bisa lebih kuat lagi. Dibanding tuas pendek yang pastinya tarikan malah jadi terlalu keras. Bagel dan sudah ditarik kencang tapi efeknya di teromol enggak keras.

Langkah mengganti paha ayam punya Mio juga enggak ribet. Tinggal beli paham ayam, terus pasang deh. Tentu belinya di toko variasi, lah. Kalau paha ayam beneran, baru deh di warteg. Harganya juga murah. Cuma Rp 15.000. Ada pula yang variasi atau bukan orisinal yang dibanderol Rp 10 ribu.

“Pemasangan juga tinggal plek, nggak perlu ubah apa-apa lagi. Rem jadi lebih lembut dan pakem. Dibanding sebelumnya, keras dibejek juga masih tetap nyelonong,” terang Tio Adi, Spinner Jakarta yang ketemu Em-Plus lagi makan paha ayam, eh, lagi pasang paha ayam di bengkel Hasan Basri, Jakarta Barat.


Penulis/Foto : Tining/Yoga
Sumber : Motorplus-online.com

Kamis, 23 September 2010

Cegah Starter Mio Ngelos

0 komentar
1404pelor-starter-mio-andika1.jpgBukan hanya motor bore up yang mengalami elektrik starter ngelos. Biang keladinya dari pelor otomatis starter yang mulai aus (gbr. 1). “Jadinya tidak mau nyangkut dan ngelos,” buka Ruby dari Patriot Jaya Motor, Purwokerto.

Dari pengalaman Ruby, bisa disimpulkan kalau gejala ini banyak ditemui pada Yamaha Mio dan Nouvo. Nah, untuk mengatasi itu, Ruby punya cara mudah dan murah. Baca terus!

“Cukup siapkan Rp 20 ribu buat ganti pelor starter sama batang klep bekas Isuzu Panther. Dijamin gak bakal rontok. Sebab materialnya keras,” papar bos yang mangkal di Jl. Patriot, No. 12, Karang Pucung, Purwokerto. 1405pelor-starter-mio-andika2.jpg

Untuk pemasangannya juga simpel. Batang klep Panther dipotong sesuai panjang pelor asli Mio yang punya dimensi 8 mm (gbr. 2). Enggak usah kawatir soal diameter. Karena sama persis. So, tinggal potong saja.

“Trik begini juga bisa diterapkan pada skubek lain. Misal Honda Vario atawa Suzuki Skywave 125, tinggal sesuaikan aja sama diameter pelornya,” tambah mekanik asli Purwokerto ini.

Namun tentunya untuk mengganti pelor itu harus buka rumah CVT. Karena letak pelor itu ada di belakang puli depan. Untuk melepaskannya tentu harus terlebih dahulu copot puli depan dulu.

Penulis/Foto : Andika

Rabu, 22 September 2010

Cegah Motor dari Osteoartitis

0 komentar
1436saat-hujan-dvd-1.jpgNggak cuma manusia yang bisa terserang osteoartritis. Penyakit pengapuran tulang pada persendian akibat usia. Bahasa umumnya, rematik. Taunya, bisa juga menimpa motor. Terutama saat musim hujan begini. Gejalanya, pegal-pegal, kesemutan dan sakit pinggang. Wuuu…

Ini yang benar. Di musim hujan, motor terus ketemu air. Air hujan, comberan, genangan di jalan atau air beriak tanda tak dalam. Yang terakhir itu peribahasa. Bila didiamkan, “Air akan mengisi persendian motor. Seperti tuas rem belakang, as lengan ayun dan banyak lagi,” jelas Athanasius Ketut Hargunanto, mekanik Yamaha Gunung Sanghyang, Denpasar Bali.

Bila dicuekin, air mengendap dan membuat karat pada sendi itu disertai timbulnya kapur. Karena sudah teroksidasi karat, persendian pun jadi kaku dan tidak berfungsi maksimal. Tandanya, sasis motor berubah jadi nyanyian orkestra. Ada ngik-ngik, kadang nguk-nguk, tak jarang cit-cit. 1437saat-hujan-dvd-2.jpg

Yuk, dicegah.

RANTAI DAN SPROKET

Hampir seluruh badan rantai terdiri dari sendi. Bila terisi air dan karat, rantai menjadi kaku. Karena kehilangan sifat lenturnya, rantai akan ‘memakan’ sproket. Usia gir pun jadi pendek.

Biar sendi terjaga, kudu rajin dilumasi. Tapi, jangan asal semprot. Syaratnya, rantai kudu dibersihkan dulu dari kotoran. Setelah itu diberi pelumas rantai.

TUAS REM BELAKANG


1438saat-hujan-dvd-3.jpgPersendian peranti keselamatan ini bekerja lebih dari 100 kali sehari. Maju mundur-maju mundur tak kenal lelah. Tapi, bakal lelah bila karat sudah menyerang. Mencegahnya, semprotkan cairan yang mengandung penetran dan extremee pressure. Sudah banyak dijual di pasaran. Salah satunya AHRS Multicare. “Merontokkan karat dan memberi antikarat pada besi,” promosi Asep Hendro sang pemegang merek AHRS.

HANDEL GAS

Air gampang menyelinap masuk ke dalam kabel gas. Karena terus bergesekan dengan plastik pembungkus, air kemudian menjadi uap air lalu karat. Gas pun jadi berat dibetot. Mencegahnya, bersihkan juga pakai cairan penetran, kemudian lumasi oli.

AS LENGAN AYUN

Paling gampang dideteksi. Bila bernyanyi alias bunyi, tandanya sudah ada pengapuran. Buruan diusir cairan penetran. Setelah bersih, beri grease secukupnya.

MUR BAUT


Setiap persendian motor, selalu dikunci mur dan baut. Part ini gampang dilihat, tapi malah yang selalu dilupakan dari perawatan. Biar tidak macet saat dibuka, biasakan juga disemprot cairan penetran.

Penulis/Foto : Ipunk/David
Sumber : Motorplus-online.com

Selasa, 21 September 2010

Irit dan Ngibrit Berkat Piston Smash

0 komentar
1168piston-mio-smash-dvd-1.jpgUntuk harian, bore up nggak perlu besar. Asal tenaga naik, motor lumayan ngibrit dengan modal irit. Bagi, pengguna Yamaha Mio, silakan tiru Utomo, mekanik Tom’s Racing di Pondok Benda, Pamulang. “Manfaatkan piston Suzuki Smash, naik bore jadi 53,5 mm. Biaya nggak banyak, tapi tenaga maksimal,” terang mekanik dengan rambut dicat merah ini.

Aslinya kan bore x stroke Mio = 50 x 57,9 mm. Jadi, secara langsung, mengubah bore jadi 53,5 mm, kapasitas jadi naik lebih dari 120 cc. Tapi, tentu nggak langsung pasang. Pertama, musti gedein blok dengan bubut liner dulu agar piston 53,5 mm bisa masuk. Tidak perlu ganti boring, cukup dikorter.1169piston-mio-smash-dvd-2.jpg

Lalu, bubut lubang pin 1 mm. Karena, pin setang piston punya Mio kan 15 mm. Sementara, bawaan piston Smash punya lubang hanya 14 mm. “Jangan lupa minta juga ke tukang bubut untuk bikin got buat klip atau spi setang piston,” terang pria berbadan mungil ini.

1170piston-mio-smash-dvd-3.jpgJuga jangan lupa untuk minta agar tinggi piston disesuaikan. Aslinya, di piston Smash jarak dari ring ketiga ke pantat piston 31 mm. “Nah, papas bagian bawah sampai nyaris rata. Jarak ke ring paling bawah jadinya hanya 22,5 mm,” kata mekanik yang masih sering oprek mesin balap 2-tak ini.

Kelar itu, pasang deh. Enggak perlu utak-atik kepala piston atau dome, juga ubah kepala silinder. “Karena diameter dalam squish piston Smash sekitar 44,7 mm. Nah, di head asli Mio sampai 50 mm. Jadi mendem, deh. Enggak bakal nabrak,” papar mekanik berkulit rada gelap ini.

Sekarang ngomongin biaya? Piston Smash satu set berikut ring cuma di kisaran harga Rp 98 ribuan. Biaya bubut paling nggak sampai Rp 100 ribu. “Yang sudah jadi juga ada. ”Dibanderol Rp 300 ribu,” kata Utomo yang siap dikontek di nomor (021) 923-32-976. Halo, capa nih?


Penulis/Foto : Chuenk/David

Dua Cara Ditawarkan!

0 komentar
856naik-stroke-dvd-1.jpgBikin lari motor makin ngibrit, bisa ditempuh lewat bore up! Begitunya, kapasitas mesin jadi lebih besar. Dan daya alias power pun makin bertambah! Tapi, kalau diameter crankcase sudah tak memungkinkan buat pakai piston lebih besar, satu jalan lagi bisa ditempuh! Yaitu, naikin stroke alias langkah piston alias stroke-up. 857naik-stroke-dvd-2.jpg

“Naik stroke bisa ditempuh lewat berbagai macam cara. Mulai dari ganti kruk-as aftermarket hingga pakai pen stroke segala,” bilang Cokky, owner JP Racing di Jl. Cendrawasih, Kp. Sawah, Ciputat, Tangerang.

Nah, yang disebut tadi pastinya ada kelebihan di setiap cara yang ditawarkan. Artinya, metode kruk-as dan pen stroke bisa diandalkan. Tapi sebelum pilih salah satu dari dua cara ini, pastikan dulu mau yang mana! Pastinya, sesuaikan dengan spek dan kebutuhan!

Pilih mana?

KRUK-AS LEBIH JAUH

858naik-stroke-dvd-3.jpgMenurut Cokky lagi, lagi dan lagi, metode kruk-as diaplikasi buat yang ingin menaikan power dan torsi secara ekstrem. Itu karena pakai kruk-as, langkah atau kenaikan kruk-as bisa lebih ekstrem juga.

“Pakai metode kruk-as aftermarket, stroke bisa naik hingga berbagai ukuran. Tapi yang jelas, lebih dari 10 mm setelah dikalikan dua,” bilang pria yang menerapkan hal ini di Yamaha Mio spek drag miliknya.

Yup! Yang sekarang ada di pasaran, kruk-as yang menawarkan naik stroke mulai dari 10 mm hingga 17 mm. Tapi sayangnya, kruk-as ini baru tersedia buat Yamaha Mio doang lho. Lanjut lagi!

Penasarankan kenapa pakai kruk-as bisa lebih panjang dan ekstrem? Itu karena pen kruk-as bawah atau beken disebut big end, biasanya memakai ukuran lebih kecil. Begitunya, posisi pen bisa digeser lebih jauh ketimbang pakai pen biasa.

Malah naik stroke bisa lebih ekstrem lagi ketika memakai setang piston milik Suzuki TS. Karena big end lebih kecil, maka stroke bisa lebih digeser lagi. “Ya, bisa dari 20 mm hingga 35 mm,” ungkap Cokky lagi, eh lagi.

“Tapi nggak semata kruk-as ini selalu punya kelebihan,” jujur Cokky yang juga menjual produk ini. Karena big end lebih kecil, pastinya ada kemungkinan kruk-as mudah melintir. Ya, selama perlakuannya salah. Misal, dari cara geber mesin yang tidak sesuai karakter.

Maka itu Cokky malah menyarankan untuk metode ganti kruk-as ini, baiknya digunakan untuk kepentingan racing. Misal, buat balap. Begitunya, penggunaan harian cukup merujuk ke aplikasi pen stroke. Karena kruk-as ini sendiri punya harga lumayan mahal lho. Ya, mulai dari Rp 2–4 juta. Tapi buat dongkrak power yang ekstrem, ya bisa diandalkan dong!

BISA BUAT KOHAR859naik-stroke-dvd-4.jpg

Buat yang masih tetap pakai besutan untuk harian, langkah ini bisa ditempuh! Ya, pakai metode pen stroke untuk menaikan langkah. Misal, di Yamaha Mio. Pen yang diaplikasi bisa mulai dari ukuran 2–5 mm.

Begitunya, kemampuan motor pun bisa ditingkatkan sesuai kehendak sendiri. Yang jelas, makin panjang stroke, makin naik besar kapasitas mesin. Enaknya lagi pakai pen piston, gak perlu khawatir kruk-as melintir.

“Malah semua konsumen saya banyak yang aplikasi pen stroke 5 mm. Dan, penggunaannya pun dipakai buat harian, balap sampai turing,” kata Cecep dari Cep’s Motor di Jl. Jamika, No. 134, Kopo, Bandung, Jawa Barat.

Menurut Cokky lagi, Itu karena pen stroke tidak merubah diameter big end. Artinya, diameter pen yang digunakan tetap aplikasi ukuran standar pen terdahulu. Selain panjang enggak ekstrem, kekuatan big end menopang setang piston juga masih dalam taraf wajar.

Bicara harga nih, pen piston ini dijual jauh lebih murah ketimbang kruk-as aftermarket. Ya, di pasaran dijual mulai dari Rp 300 ribu hingga Rp 350 ribuan. Langkah aplikasi pen piston sama dengan adopsi kruk-as aftermarket. Ya, butuh pembesaran di mulut atau bibir crankcase tempat blok silinder bernaung.

Tapi agar lebih kuat lagi, big end biasanya dilas lagi. Dengan begitu, kekuatannya pun makin tak perlu diragukan lagi! “Tapi kalau saya, enggak perlu dilas lagi. Yang penting setelah pasang pen, kruk-as dibalance lagi,” kata Cecep.

Maksudnya dibalance ini, agar ketika kruk-as memutar tetap sesuai porsi. Begitunya, power dan torsi tetap tersalur sempurna ke ruang bakar. Begitu juga dengan pengapian yang ada. Oleh Cecep, timing pengapian pun dibuat lebih maju lagi.


Penulis/Foto : Eka/David

Merawat 3 Jenis Kaca Helm

0 komentar
779kaca-helm-dvd-1.jpgHelm bukan sekadar melindungi kepala. Tapi, menurut Agus Hermawan, yang lebih penting lagi, helm juga harus mampu menjaga mata. Makanya Agus yang juga bos toko online juraganhelm.com itu, mewanti perawatan kaca helm harus telaten. Terutama agar kita tidak salah kaprah soal keberadaan kaca helm yang bermacam-macam warnanya.

Agus negesin, sejatinya banyak jenis kaca helm. “Tapi gampangnya kita bedain dari warna. Ada bening atau clear, smokey baik light atau dark alias gelap, dan pelangi atau rainbow,” urai pria yang buka toko di Jl. Cemara 9D, Cengkareng, Jakarta Barat.

Dari ketiga jenis tadi, menurut Agus masing-masing punya tingkat bahaya yang berbeda. “Kalau sudah rusak, misalnya baret, semua kaca helm berbahaya. Terutama malam hari. Karena baret di kaca helm bisa memecah pantulan sinar yang harusnya masuk merata, jadi berbalik. Kalau siang hanya membuat pandangan terhalang,” ujar pria 35 tahun itu.

Bicara levelnya, kaca helm bening baret masih paling enak. Pandangan tidak begitu terganggu. Meski buram, masih cukup jelas memandang. Tapi yang smokey, kalo udah baret atau buram, view lebih terbatas. Yang terparah jika visor pelangi baret. “Baretnya bikin lapisan atau coating kaca mengelupas. Ini yang bikin pandangan membias,” jelas warga perumahan Taman Semanan Indah, Cengkareng, Jakbar itu.
780kaca-helm-dvd-3.jpg
Nah, dari situ Agus memaparkan perawatan visor helm yang benar. Intinya, menurut diler eksklusif helm merek KYT dan INK itu, untuk merawat semua tipe helm dari semua merek adalah sama. “Gunakan air dan sabun. Air harus bersih. Sabunnya, kalau bisa sabun cair. Sebab sabun deterjen punya butiran kasar dan bisa merusak kaca helm. Hindari pemakaian bahan kimia, seperti alkohol. Sebab kaca helm dari polycarbonate yang akan buram jika kena alkohol,” tegas bapak dua anak ini.

Komposisi air dan sabun bebas. Dianjurkan jangan bersihin visor dalam kondisi kering. Sebab, butiran debu bisa melukai kaca yang terbuat dari polycarbonate. “Meski kaca helm udah dilapisi anti-scratch atau anti baret, dan anti-fog atau anti-kabut, tetap aja rusak jika terus digerus,” kata Agus. “Jadi jangan diusap pakai tissue, busa, apalagi kain,” lanjutnya,

Agar lebih aman, kalo mau bersihin, kaca helm dilepas. Jika sulit, cukup diguyur air keran mengalir. “Jika kotoran sudah lama, bisa pakai tissue. Tapi tissuenya dibasahi dulu. Caranya, tempelkan tissue di visor, lalu angkat setelah berberapa lama, dan ulangi sampai kerak kotoran melunak. Ingat ya…, tissue basah jangan diusap di visor,” ujar Agus.

Setelah itu, siram dengan air, dan dikeringkan pakai kain khusus pengering. So…, jangan pernah ngegampangin perawatan kaca helm.


Penulis/Foto : Aries/M. David

Jangan Langsung Diseka Pakai Lap

0 komentar
208mika-dihujan-yudi-1.jpgSama seperti mika helm, mika batok lampu motor sekarang rawan baret. Ketika hujan banyak kotoran dan keburu mengering, jangan gegabah untuk mengelapnya. Walau kain lap dalam kondisi basah, efeknya sudah jelas.

Debu dan kerikil halus yang menempel di permukaan mika akan ikut terseret kain dan menimbulkan baret halus. “Kalau sudah baret, cahaya lampu bias dan membuat mata silau,” jelas Zaen Martin yang buka lapak stiker dan variasi gaul di Jl. Pakubuwono dan Petukangan, Jakarta Selatan.

Memang buat yang kurang paham, biasanya dalam keadaan kotor, mika lampu langsung diseka kain lap tanpa bantuan siraman air. Bahkan ada yang sengaja mengandalkan cairan pembersih produk instan, dengan perlakuan proses pembersihan yang sama.209mika-dihujan-yudi-2.jpg

Padahal cara aman untuk membersihkan mika lampu, baiknya gunakan cairan pembersih berbahan kimia ringan (gbr. 1). Bisa pakai shampo rambut, sabun bayi atau cairan pembersih khusus yang semuanya bisa dicampur air hangat untuk mempercepat proses penghancur kotoran.

Sebaliknya bila pakai cairan khusus dengan kandungan kimia keras yang kerap dipakai untuk pembersih kaca. Meski bersih, ada kemungkinan memperburuk kondisi mika. Contohnya timbul retak-retak seperti kaca helm yang sering kena terik matahari.

“Soalnya mika lampu bukan kaca seperti diterap motor sport. Kaca kan sering muncul jamur, hingga perlu dimusnahkan pakai cairan pemusnah khusus,” lanjut Zaen Martin.
Jadi, biar tetap cemerlang, saat kena kotoran jangan langsung diseka kain. Sekali lagi jangan, meski sudah didukung cairan khusus, guyur atau basahi dulu pakai air bersih. Lalu campurkan air hangat dan shampo untuk dioleskan ke mika dengan bantuan kuas halus sampai semua rata.

Setelah air shampo aktif bekerja, baru deh diguyur lagi pakai air bersih (gbr. 2). Nah, begitu tampak sudah tidak ada kotoran lagi, baru dilap pakai kain bersih untuk kembali kinclong. Ingat, usahakan pilih kain berpori-pori halus. Sebab selain tidak bikin baret, permukaan mika yang rata dan bersih tidak bikin residu gampang bersarang.

Ingat tuh.


Penulis/foto : Kris/Yudi

Penyempurnaan Selera Modif Mu

0 komentar
Biar imbang, perlu pula diungkap sisi kurang dari Honda Blade 110R. Tinjuannya dari aspek selera dan cita rasa modif, baik fashion maupun balap.

POSISI TANGKI

739kekurangan-blade---endro-1.jpgSejak kebutuhan bagasi berkembang, posisi tangki bebek Honda mulai geser ke bagian belakang. Nah, untuk mendukung fokus beban lebih kuat pada center grafity, biasanya tangki banyak dipindah ke tengah. “Mudah sih. Kalau pengin pindahin ke tengah, seperti pada Karisma. Pakai tangki Honda lain, tinggal bikin dudukan,” terang Erwin alias Akiang, mekanik balap tim Honda Banten.



MODIF BALAP


Saat pengetesan pada kecepatan puncak, setang terasa agak enteng. Makanya goyang sedikit saja stabilitas mudah terganggu. Untuk penggemar balap, upaya menjaga stabilitas wajib dilakukan. Cara yang ditempuh, mengganti ban depan lebih lebar alias bentuk ‘U’ bukan ‘V’.

Cara lain, penambahan stabiliser sangat membantu. Sehingga, stabilitas kemudi terjaga. “Untuk kebutuhan balap, wajar ditambah stabiliser,” tambah Wawan Hermawan, salah satu pembalap nasional yang setia bersama Honda.

KARBURATOR740kekurangan-blade---endro-2.jpg

Honda Blade punya karbu Keihin PB 17 dengan throttle 18 mm dan venturi 17 mm. Jika diturunkan di kelas 110 cc 4-tak standar alias MP5, venturi karbu setara Jupiter-Z, yaitu sama-sama 17 mm.

Dibanding Smash yang pakai Mikuni VM 18SH, jelas kalah gede meski cuma 1 mm. “Tapi kan bisa direamer. Sampai 19 mm masih aman,” terang Endro Sutarno, Tech. Service Training Sub Dept. Technical Service Division, PT AHM.

MODIFIKASI FASHION

741kekurangan-blade---endro-3.jpgKalau mau diubah monosok efeknya wheelbase lebih panjang karena harus pakai swing-arm panjang. Coba lihat Yamaha Jupiter MX 135LC yang punya wheelbase 1.245 mm. Namun jika mau dimonosok juga dirasa bisa sama dengan MX, soalnya wheelbase standar Blade 110R cuma 1.221 mm, relatif paling pendek. Meski beda sedikit dengan kompetitor (Jupiter-Z 1.230 mm dan Smash 1.225 mm).

Penulis/Foto : Chuenk/Endro

Awas..!! Nyala bikin Tekor

0 komentar
980klamaan-rem-dvd-1.jpgIbu Nining yang pemilik Honda Fit X kaget ketika motornya masuk ke bengkel AHASS di Ciledug, Tangerang. Aki motornya diklaim sudah tekor, padahal baru 1,5 bulan lalu bebek ini diboyong ke garasi rumahnya dari dealer terdekat.

Sempat terpikir apakah dia mendapat barang cacat? Tapi setelah mendapat penjelasan bengkel, ibu itu baru sadar kalau kesalahan ada di dirinya. Pihak bengkel yang juga bingung kenapa hal itu bisa terjadi baru bisa menemukan jawabannya setelah meminta si ibu mencoba mengendarai motor.

Kecurigaan awal bahwa pemborosan arus listrik lewat nyalanya lampu rem terus-menerus terbukti. Memang banyak wanita yang tanpa sengaja, kakinya selalu menginjak pedal rem sehingga lampu itu nyala berkepanjangan.

“Hal itu sangat mungkin terjadi karena lampu rem listriknya langsung dari aki lewat kunci kontak. Begitu kunci ON, maka langsung mengambil arus dari aki,” kata Handi Hariko, Deputy General Manager Service, PT Astra Honda Motor.

Karena tidak melalui komponen apa pun alias langsung dari aki, otomatis akan boros arus jika rem diinjak terus. Secara hitungan teknis juga masuk akal. Padahal umumnya lampu rem punya spek 12 volt 5 watt.

Pastinya banyak yang bertanya. Kenapa 5 watt bisa bikin tekor? padahal didukung aki 5 ampere? Bandingkan dengan Honda Tiger yang head lampnya 35 watt dan terus nyala nggak masalah dengan aki yang 7 ampere. Artinya selisih kekuatan aki hanya beda 2 ampere.

“Oo, kalau itu jelas karena perbedaan di kumparan atau sepul. Regulator atau kiprok Tiger juga lebih besar untuk pengisian aki,” kata Handy Hariko yang kerap jadi mentor di OMR Honda itu.

Handy kemudian berpesan, katanya kebiasan menginjak rem itu juga akan merusak beberapa komponen lain. “Misalnya hambatan atau soket kelistrikan, pasti ikut panas juga,” lanjutnya. 981klamaan-rem-dvd-2.jpg

Untuk itu, lewat em-Plus Handy berpesan bahwa kebiasaan ini harus segera ditinggalkan. “Nginjak rem terus selama lampu merah yang hanya 60 detik juga termasuk tindakan pemborosan listrik,” tambah Sutarno, chief mechanic Lautan Motor, dealer Kymco di Ciledug, Tangerang. Doi juga sering bertemu pelanggan yang akinya tiba-tiba tekor atau lampu rem putus.

Lalu apa solusinya agar itu tidak terjadi lagi. Selain memperbaiki cara berkendara, pedal rem juga harus diseting ulang. Saat servis, ada baiknya mekanik maupun pemilik mencocokkan lagi posisi kaki di pedal rem. Sebab ini berhubungan dengan kebiasaan dan setiap orang umumnya berbeda.

GANTI LED

Trik lain yang bisa dilakukan untuk penghematan arus listrik adalah dengan pemasangan lampu LED. Itu karena lampu jenis ini hanya membutuhkan arus 1 watt. Jauh di bawah lampu standar.

Selain itu juga memiliki umur atau masa pakai lebih panjang, konon sampai 50 ribu jam. Tampilan LED juga lebih stylish dan eye catching. Jadi selain gaya juga hemat arus.

AWAS ENGINE CUT-OFF

Bagi pemilik motor sport atau motor laki sering mematikan motor hanya dengan menggunakan engine cut-off. Ini juga merupakan salah satu kebiasaan buruk yang bisa menyebabkan aki jadi gampang tekor.

Jelas, karena engine cut-off hanya mematikan mesin. Sementara arus tetap mengalir ke lampu karena kunci kontak masih dalam posisi ON. Jadi kalau ingin mematikan motor, pastikan setelah menggunakan engine cut-off posisi kunci juga kembali ke OFF supaya tidak ada arus yang mengalir percuma.

Penulis/Foto : Nurfil/David

Klakson Tetap Teriak

0 komentar
1622klakson-dvd-1.jpgKlakson kerap dicuekin alias jarang dirawat. Padahal fungsi penghasil bunyi di motor ini lumayan vital. Perilaku malas itu memberikan efek parah. Terlebih di musim penghujan seperti sekarang. Jarang diperhatikan, klakson bisa ngambek. Dampak lebih parah lagi, jadi males teriak tuh klakson. 1623klakson-dvd-2.jpg

“Biasanya masalah klakson di musim hujan bermula dari switch di setang,” kata Andy Mulki, mekanik Cahaya Logam di Bates Kreo, Ciledug. Bagian itu punya sedikit celah, sehingga air gampang masuk. Akibat masuknya air tadi, maka bagian dalam menjadi berkarat.

“Karena itu langkah awal dimulai dengan menyemprotkan antikarat atau semacam WD-40 (gbr. 1),” kata Koh An, panggilan akrabnya. Jika sudah diberi rust protection seperti itu tapi masih tetap ngadat, maka perlu dilakukan langkah kedua.

1624klakson-dvd-3.jpgStep berikut adalah cek soket di jaringan kabel. “Hal itu perlu dilakukan karena khawatir ada kabel putus,” tambahnya mekanik beruban itu. Bisa diketahui dengan alat bantu tes pen untuk memantau ada arus atau tidak (gbr. 2).

Cara terakhir adalah membersihkan soket yang ada di belakang bodi klakson. Membuat kembali seperti semula, bagian ini cukup menggunakan amplas besi halus (gbr. 3).

Jangan lupa, biasanya di belakang klakson ada setelan. Bisa diputar menggunakan obeng kembang dan tang untuk seting suara sesuai yang diinginkan. Terus diputar sampai dapat suara ideal. Tiit…tiit…

Penulis/Foto : Nurfil/David
Sumber: Motorplus-online.com

Langsam Normal Kembali

0 komentar
1627stasioner-injeksi-gt-1.jpgMotor injeksi terbukti minim perawatan, terutama seputar komponen penyuplai gas bakar. Sebab aliras gas bakar sudah diatur sedemikian rupa. Tentunya biar tidak lebih, apalagi kurang. Bahkan sampai langsam pun diseting dengan cara dikunci cat agar tidak bisa diutak-atik (gbr. 1).

Nah, yang jadi soal di Honda Supra X 125 Injeksi atau Honda Susi alias Supra Injeksi, jika pelat dudukan ujung baut penyetel stationer mulai terkikis dan berlubang. Hal itu diakibatkan pemilik kerap membuka dan menutup grip gas dengan cara lepas paksa (gbr. 2). Alhasil, ujung baut penyetel memukul tatakan berulang hingga mengubah bentuknya.
1628stasioner-injeksi-gt-2.jpg
Karena berubah bentuk, tanpa sengaja stasioner ideal ikut berubah. Sebab katup buluh di trotthle body sedikit tertutup rapat hingga aliran gas tersendat. Dampaknya, motor jadi gampang mati karena nggak mau langsam.

“Namun kalau mau diseting ulang lewat baut aslinya takut nyalahi aturan. Apalagi baut yang dikontra mur ditandai cat agar tidak diutak-atik. Makanya pakai cara lebih sip agar mudah diperbaiki lagi,” ujar Fajar Jaka Mursena, mekanik panggilan di Pondok Kopi, Jakarta Timur.

1629stasioner-injeksi-gt-3.jpgUntuk memperbaikinya, Fajar bilang itu gampang. Apalagi modalnya cuma tang lancip untuk mengatur kembali posisi pelat dudukan baut langsam. Tapi biar mudah melakukannya, diwajibkan membuka cover sayap samping kanan agar terlihat lebih lapang.

Setelah baut idle tampak jelas, arahkan ujung tang lancip ke pelat tatakan baut langsam untuk dijepit. Lalu tekan ke atas agar posisi pelat yang berlubang kembali ke posisi awal (gbr. 3).

“Untuk memastikan langsam sudah pas, motor bisa dinyalakan. Dari situ akan diketahui kurang-lebihnya rpm rendah mesin. Cari deh sampai pas,” tutupnya.


Penulis/Foto : Kris/GT
Sumber : Motorplus-online.com

Usir Kotoran Bandel Di Komponen Motor

0 komentar
1815adonan---endro-2.jpgKotoran pada metal yang cokelat muda sampai coklat tua yang menahun, eces diusir. Tapi, tidak cukup sebut hus, hus... kotoran kontan lenyap. Cukup menciptakan adonan kimia. Niscaya, kotoran dengan enteng diusir. Warna metal, besi, aluminium dan sebagainya segera kinclong seperti baru.

Banyak adanonan kimia yang dijual untuk pembersih. Hanya, jika berdiri sendiri memakan waktu lama. Satu media bisa berjam-jam sampai bersih. “Apalagi pada cor-coran aluminium seperti bak mesin, 1816adonan---endro-3.jpgsilinder dan kepala silinder yang punya pori-pori, makin susah tuh,” kata penulis yang bikin adonan sendiri dari hasil utak-atik di rumah.

Penulis bukan yang menciptakan kimianya. Namanya juga penulis, dia bukan ahli kimia, tapi ahli menulis. Tapi, itu bukan kebetulan. Sejak lama yang lama sekali, penulis yang ada inisialnya di bawah ini, ahli meramu. Iya, huruf menjadi kata dan kata menjadi kalimat, akhirnya bisa dibaca sampeyan. Tul kan..

1817adonan---endro-4.jpgLangsung aja ah. Beli Autosol atau pasta pembersih metal. Di toko sebelah pasti tersedia. Juga tebus cairan atau pemberish karbu dan ruang silinder. Hati-hati, yang dibeli cairan yang jika disemprot mengeluarkan busa atau foam. Misalnya engine conditioner AHRS atau engine conditioner JAG 77 (gbr. 1) dan semacamnya.

Ambil penampang kecil untuk media adonan (gbr. 2). Pencet Autosol secukupnya. Kira-kira seperti takaran pasta gigi, jika sampeyan membersihkan gigi. Ukuran segini, hanya cukup untuk bak mesin. Sedang engine conditioner kira-kira 10 cc. Campur keduanya hingga rata (gbr. 3).

Celupkan pada oplosan itu, kain lap. Silakan dilap dan digosok pada kotoran yang dimaksud ujung lapnya. Lakukan berulang dan jangan lupa dibersihkan dengan kain lap, setelah digosok adonan itu. Akh, sampeyan tak perlu diajari untuk ini.

Penulis/Foto : Miolo/Endro
sumber : motorplus-online.com

Bore Up Irit

0 komentar
Kelar bore up, skubeker biasanya mengganti karburator dengan tipe skep manual dan berventuri besar. Lantaran karbu orisinal tipe vakum diklaim kurang mumpuni terutama di akselarasi.

Namun yang jadi masalah, penggantian karbu CV dengan tipe manual dan berdiameter besar kerap menuai kendala. Itu sering terjadi pada mesin motor skubek milik awam. namanya awam, tentu tidak paham akan kinerja mesin dan tipikal tipe karbu itu sendiri. Padahal maksud dari penerapan karbu CV di skubek standar atau tunggangan lain, tujuannya agar suplai bensin ke ruang bakar lebih efesian.

Lantaran dapur paculah yang mengontrol penuh permintaan bahan bakar lewat sistem vakum. “Maksudnya semakin besar tekanan di ruang bakar, makin banyak adonan gas bakar tersedot mesin. Dan semakin kuat sedotannya, semburan bensin dari spuyer juga 191002-hal13_tips_pilihkarbu_bo.jpgtambah banyak. Sedang buka-tutup grip gas cuma pemancing, selebihnya membran karet karbu sebagai pengatur otomatis. Makanya bisa irit,” beber Doran Satria mekanik bengkel C-Dov-DR.Tech.

Artinya kalau sobat ingin pakai karbu vakum di mesin skubek bore up tidak ada masalah. Apalagi kalau tujunnya untuk efesiensi gas bakar tanpa mengorbankan tenaga yang ada. Sehingga pengunaan karbu manual tidaak lagi vital buat skubek yang sudah diubah mesinnya.

Cuma karena penggantian karbu sangat tergantung dari kebutuhan mesin. Skubekker pun harus pintar memilih ukuran diameter karbu vakum yang sesuai dengan perubahan yang tejadi di ruang bakar. Sehingga kebutuhan akan gas bakar yang dihisap tidak kekurangan.

191103-hal13_tips_pilihkarbu_bo.jpgSalah satu contoh, bila liner silinder Honda BeAT atau Vario dibore up pakai piston diameter di atas 52 mm. “Jika ingin ganti dari karbu asli vakum Keihin VK22, bisa comot karbu CV punya Kawak Kaze ZX atau Yamaha Mio. Kebetulan keduanya semerek dan berukuran sama yaitu Keihin NCV24,” timpal Aris FMC mekanik Matic’s Center.

Sama halnya jika Yamaha Mio pengguna karbu CV Mikuni NCV24 sudah dibore up pakai piston diameter di atas 57 mm sampai 65 mm. Agar asupan gas bakar tidak kekurangan, pilihannya bisa pakai karbu Nouvo Mikuni BS25 atau punya Satria F-150, Spin 125, Skywave 125 dan Thunder 125 bermerek Mikuni BS26.

Sementara jika belum puas pakai 4309388ukuran 26 mm, pilihan lain masih ada. Tentunya memiliki diameter venturi lebih besar. “Seperti Mikuni BS29 punya Bajaj Pulsar 180 DTS-i, Mikuni BS30 milik Yamaha Scorpio atau Mikuni BSR32 di tunggangan Thunder 250,” ujar Aris di Jl. Fatmawati, No. 24D, Jakarta Selatan. Dan yang terpenting kata Aris lagi, pilih ukuran karbu jangan sampai jadi mubazir. INTAKE DAN PIPA KABEL SESUAI
191204-hal13_tips_pilihkarbu_bo.jpg
Tidak jauh beda dengan karburator manual, karbu tipe CV juga wajib diseting ketika terjadi ubahan di sektor mesin. Baik itu cuma ganti knalpot atau sampai bore up liner silinder.

“Kalau cuma ganti knalpot racing cukup setel air pilot screw dan pilot-jet jika diperlukan. Tapi kalau sampai bore up, selain pilot-jet dan air pilot screw, main-jet juga perlu penyesuaian sampai hasil pembakarannya
ideal,” imbuh Doran yang praktik di Jl. Kahfi I, Kp. Setu, Ciganjur-Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Selain seting spuyer, pastikan juga intake manifold sepadan dengan bodi karbu, terutama jika lakukan penggantian ukuran karbu berventuri kecil ke yang lebih besar.

Tujuanya agar aliran gas bakar di lubang venturi tidak bocor dan debitnya tidak kekurangan atau terjadi turbulensi akibat banyak tekukan diseputar sambungan antara bodi dan intake itu sendiri.

Selain itu, pastikan juga posisi adaptor pipa alur kabel gas dari grip gas sudah pada tempatnya. Terutama jika terajadi perubahan karbu higga membuat posisi per katup berubah posisi.

VAKUM UNTUK SKUBEK

Skubek harus menggunakan karburator vakum. Mampu menakar bahan bakar secara presisi sesuai jumlah udara yang masuk ke dalam silinder. Apalagi mesin skubek cenderung bergasing tinggi supaya bisa memutar CVT. Makin deras saja kucuran bahan bakarnya.

Jika skubek dipaksa menggunakan karbu skep manual yang ditarik langsung, cenderung boros. Kejadian ini pernah dialami Em-Plus. Ketika itu karbu vakum Kymco Matica 125 tidak bisa menyemburkan bensin.

Yamaha Scorpio Bore Up Sampai 275 cc

0 komentar
Kepengin mesin Yamaha Scorpio naik jadi 300 cc? Kapasitas silinder asli 225 cc harus didongkrak sekitar 75 cc lagi. Dan itu bisa dilakukan orang paham dan berani melakukan pembesaran. Tapi yang awam juga boleh ikutan dan minta panduan dari mekanik. Apalagi setelah baca tulisan ini, moga ngerti.

Nah, belum lama Ari Supriyanto dari bengkel Protechnics berani melakukan ubahan itu. Diklaim pebengkel di Jl. Pahlawan, No. 1, Rempoa, Ciputat Tangerang ini katanya cara bikinnya termasuk mudah. “Maksud saya, tidak sampai geser 4 baut silinder. Apalagi takut kehabisan daging liner di crankcase setelah boring diganti ukuran lebih besar,” jelas Ari yang sudah dua kali bikin ubahan seperti itu.

Kata Ari lagi, tidak terlalu berat kalau naiknya kapasitas jadi 275 cc. Pasang liner dari mobil diesel dan disumpal piston YZF250 diameter 77,5 mm di setang piston standar. Alhasil, kalau dihitung pakai rumus volume silinder, jadinya sekitar 273,4 cc dan dibulatkan jadi 275 cc.

“Pasang diameter piston 77,5 mm itu di Scorpio-Z idealnya pakai liner mobil diesel. Sebab selain material kuat, juga tahan temperatur tinggi. Apalagi sekarang media geseknya makin besar,” lanjutnya.

Mudahnya lagi, kepala piston rata bikin kompresi rendah. Juga memiliki pen piston berdiameter sama, yaitu 15 mm dengan standar. Hanya saja saat akan digandeng ke setang piston standar, bagian dalam badan piston atau tempat duduk setang dan pen piston atas perlu dipapas. Sekitar 2 mm kanan-kirinya.

Setelah itu piston seharga Rp 1,8 juta berikut ring dapat dengan mudah masuk ke liner silinder blok. Tentu tanpa gangguan di bagian kruk as atau di sekitar kepala silinder.

TETAP DISESUAIKAN1907scorpio-300cc-boyo02.jpg

Meski diklaim mudah dipasang, Ari mengaku kalau ubahannya tetap melakukan perbaikan di bebarapa bagian. Seperti kepala silinder, diameter kubahnya kudu disesuaikan diameter piston. Lalu atur ulang kompresi lewat penambahan tebal paking atas dan memapas daging kubah agar mudah didapat perbandingannya.

Lalu bagian kepala piston asli YZF250 yang ada 4 lubang klep dicustom untuk menghindari klep mentok saat naik-turun atau overlap. Tentu dibikin coakan baru itu mengikuti pola klep di kepala silinder Scorpio yang hanya 2 batang.

Sedang di bagian silinder blok, hanya mengikuti bentuk semula. Karena tidak ada perubahan pada langkah atau stroke.

PERLU DIPERHATIKAN


1908scorpio-300cc-boyo03.jpgCoba deh lihat bentuk piston YZF250 yang berbadan ceper. Otomatis gerak naik-turun semakin cepat, ringan juga minim gesekan. Maka sebagai pengimbang, pelumasan dinding liner perlu ditilik ulang. Sebab kalau kurang pelumas di liner, piston rawan ngancing.

Untuk menghidari seher atau piston ngunci, Ari minta tukang bubut melakukan proses ganti dan huning liner. “Saya punya 2 teman tukang bubut berbeda. Satu untuk ganti liner dan satunya lagi ngehun. Kebetulan sama-sama ahli soal itu, sehingga saya percaya mesin tidak ngejim lagi,” wanti Ari yang bilang kalau proses ini termasuk paling sakral.

Penulis/Foto : Kris/Boyo
sumber : www.motorplus-online.com
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Followers

Archive

 

Tips Dan Trick Otomotif. Copyright 2008 All Rights Reserved Revolution Two Church theme by Brian Gardner Converted into Blogger Template by Bloganol dot com